meta content='100'http-equiv='refresh'/> ZIKIR & FIKIR: DI INDONESIAKU ORANG-ORANG DEWASA MENYERANG ANAK-ANAKNYA

Rabu, 16 April 2014

DI INDONESIAKU ORANG-ORANG DEWASA MENYERANG ANAK-ANAKNYA




DI INDONESIAKU
ORANG-ORANG  DEWASA
MENYERANG ANAK-ANAKNYA

Tiap-tiap pribadi yang mengaku sebagai bangsa Indonesia atau setidaknya yang lahir di Indonesia,makan dan minum dari bumi Indonesia,mencari rezeki di Indonesia hendaklah punya rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan Negara ini,bertanggung jawab terhadap
kehidupan sosial yang sehat,merasa bertanggung jawab terhadap moral,etika,tatakrama generasi muda dan anak-anak bangsa ini dalam rangka menjamin keberlangsungan bangsa kita yang cerdas,sehat fisik dan mentalnya,beriman dan bertaqwa,jujur,bermoral dan berbudi pekerti,dan cinta tanah air.

Mengapa saya mengatakan demikian ? Karena saya sangat-sangat khawatir dengan masa depan bangsa ini pada era dua puluh sampai tiga puluh tahun ke depan di mana anak-anak Indonesia saat ini mulai dari usia nol tahun sampai delapan belas tahun menurut saya berada dan hidup pada situasi masyarakat kita yang sedang mabuk-mabuknya menikmati kehidupan pra modernisasi sehingga lupa daratan.Lupa bahwa anak-anak bangsa kita yang nota bene di dalamnya juga ada anak-anak kandung yang dilahirkan oleh isteri kita mereka membutuhkan “Pendidikan” ( Jangan artikan pendidikan di sini dengan sekolah-pen.),mereka membutuhkan “Payung pengaman”, “Filter”,”Tameng Pelindung” dari hal-hal yang tidak baik yang menyerang jiwa dan idealisme mereka,moral,dan iman mereka.Tidak hanya itu  fisik dan fsikhis mereka juga sedang diserang oleh  sebahagian dari orang-orang dewasa saat ini , dan orang-orang terhormat negeri ini melalui bebasnya peredaran miras dan narkoba demi keuntungan pribadi orang-orang tertentu dan penyalahgunaan wewenang oleh mereka-mereka yang berwenang.

Dari sudut kesehatan fisiknya anak-anak usia sekolah dari bangsa kita juga diserang oleh sebahagian orang-orang dewasa di negeri ini ! Coba, lakukanlah pengamatan dan penelitian terhadap makanan jajanan anak-anak Indonesia di sekolahnya ! Oleh abang-abang penjual bakso digunakanlah saus tomat kiloan yang dari warnanya saja kelihatan bahwa zat pewarna yang digunakan kemungkinan besar adalah zat pewarna berbahaya untuk kesehatan,begitu juga dengan vetsin yang digunakan. Lain lagi dengan minuman yang menggunakan gula,yang dari rasanya saja dapat dipastikan menggunakan bahan pemanis berbahaya. Siapa yang melindungi mereka ? Siapa yang menaruh perhatian terhadap anak-anak kita ini ?

Saudaraku,anda tentu pernah mendengar lagu bergenre dangdut yang liriknya sangat mesum dan sangat tidak pantas untuk didengar oleh anak-anak akan tetapi bebas dijual,ditayangkan di Radio,televisi,dan di panggung-panggung hiburan di tengah masyarakat. Lirik lagu mesum itu sebahagian berbunyi sebagai berikut :

Ku hamil duluan,sudah tiga bulan
Gara-gara pacaran,tidurnya berduaan

Ada lagi yang terbaru seperti ini liriknya :

Bang aku sudah hamil
Sudah tiga bulan nggak datang bulan ( *Kata yang perempuan )
(*Lalu kata yang laki-laki : )
Sayang itu anak siapa ? dan seterusnya….

Entah sengaja atau tidak pencipta dan siapa saja yang menyanyikan lagu itu sampai di dengar oleh anak-anak lagu tersebut sudah menyerang psikhis anak-anak Indonesia,merusak moral agama,dan menyepelekan hukum agama,dan saya yakin pasti banyak merusak masa depan anak-anak bangsa ini. Jangan tanya soal dosa,jangan Tanya apakah pencipta dan penyanyi lagu tersebut tidak memikirkan mudharat dari lagu itu,atau pernahkah mereka berfikir akan dosa mereka menciptakan dan menyanyikan lagu tersebut.No way ! Mikir kenapa ?

Belum lagi kita membahas mengenai tari-tarian yang zaman sekarang disebut dengan joget,atau goyang,yang dibawakan oleh laki-laki atau perempuan dengan seronok. Kalau dulu kita sering mendengar bahwa Tari Perut dari negeri Arab,sarat dengan pornografi dan penampilannya selalu tertutup tapi sekarang bukan hanya tari perut yang ditampilkan bebas,tapi tari “Buah Dada”   setiap malam dapat disaksikan bahkan oleh anak-anak,bahkan dengan ibu dan ayah,datuk,dan neneknya sekalian di televisi.
Kenapa saya katakana tari “Buah Dada?”,karena yang saya lihat gerakannya adalah gerakan memendal-mendulkan buah dada menantang ke depan,dan itu dilakukan beramai-ramai,bukan hanya oleh artis saja tapi juga oleh kelompok-kelompok ibu-ibu,dengan berjilbab pula,waktunya pada waktu Sholat Maghrib pula ! Masya Allah ! Hadits Nabi saw yang mengatakan : “ Tidak akan mencium syurga perempuan yang meliuk-liukkan tubuhnya di hadapan bukan muhrimnya !”,mereka anggap isapan jempol semata. Masya Allah,Bu…

Jadi…benarkan  anak-anak Indonesia diserang oleh orang-orang dewasa di negeri ini ? Mereka dibunuh moral spritualnya,diracuni fisiknya,diruntuhkan imannya,dan dilumpuhkan jiwa nasionalismenya.
Kita tunggu bersama akibat perbuatanmu ini,dua puluh sampai tiga puluh tahun ke depan !

Rantauprapat,16 April 2014



Tidak ada komentar:

Posting Komentar